Lhokseumawe, 7 Oktober 2026-Fakultas Hukum Universitas Malikussaleh (FH Unimal) menyelenggarakan Workshop Evaluasi dan Revisi Kurikulum S1 Hukum dengan tema “Pengembangan Kurikulum S1 Hukum Berbasis OBE dan Integrasi SDGs”, Rabu (7/10/2026), bertempat di Aula Kanun Fakultas Hukum Universitas Malikussaleh.
Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Dekan Fakultas Hukum Universitas Malikussaleh, Prof. Dr. Faisal, S.Ag., S.H., M.H. Dalam sambutannya, Dekan menekankan pentingnya evaluasi dan pengembangan kurikulum secara berkelanjutan agar kurikulum Program Studi S1 Hukum tetap relevan dengan perkembangan ilmu pengetahuan, kebutuhan dunia kerja, tuntutan profesi hukum, serta dinamika masyarakat.
Workshop ini turut dihadiri oleh berbagai unsur pemangku kepentingan sebagai bentuk komitmen Fakultas Hukum Unimal dalam melibatkan stakeholder dalam proses pengembangan kurikulum. Para tamu undangan terdiri atas mitra kerja sama, antara lain dari Pemerintah Kota, Kejaksaan, Mahkamah Syariah, Majelis Adat Aceh, Kepolisian, Bawaslu, Mahasiswa Doktoral, stakeholder, dosen, serta alumni Fakultas Hukum Universitas Malikussaleh.
Keterlibatan berbagai unsur tersebut diharapkan dapat memberikan perspektif dan masukan yang komprehensif terhadap kurikulum yang akan dikembangkan. Masukan dari mitra kerja sama dan pengguna lulusan menjadi penting untuk memastikan kompetensi yang dibangun melalui proses pendidikan sesuai dengan kebutuhan dunia profesi dan dunia kerja. Sementara itu, masukan dari alumni menjadi salah satu bahan evaluasi untuk melihat relevansi kompetensi yang diperoleh selama menempuh pendidikan dengan kebutuhan di lapangan.
Sebagai pemateri, kegiatan menghadirkan Dodick Setiawan Nur Heriyanto, S.H., M.H., LL.M., Ph.D. dari Fakultas Hukum Universitas Islam Indonesia. Pemateri memberikan pemaparan mengenai pengembangan kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE) serta pentingnya mengintegrasikan Sustainable Development Goals (SDGs) dalam pendidikan hukum.
Pendekatan OBE menempatkan capaian pembelajaran lulusan sebagai dasar utama dalam perencanaan dan pengembangan kurikulum. Dengan pendekatan tersebut, setiap mata kuliah diharapkan memiliki kontribusi yang jelas terhadap pencapaian kompetensi lulusan, baik dari aspek pengetahuan, keterampilan, maupun sikap.
Sementara itu, integrasi SDGs dalam kurikulum diharapkan dapat memperluas perspektif mahasiswa hukum terhadap berbagai persoalan pembangunan berkelanjutan. Pendidikan hukum tidak hanya diarahkan pada penguasaan aspek normatif, tetapi juga mampu memberikan kontribusi terhadap isu keadilan, hak asasi manusia, tata kelola pemerintahan, lingkungan hidup, kesetaraan, pembangunan institusi, dan berbagai persoalan sosial lainnya.
Workshop ini juga menjadi forum konsultasi stakeholder untuk menghimpun berbagai masukan dalam proses evaluasi dan revisi kurikulum S1 Hukum. Diskusi melibatkan unsur dosen, alumni, mitra kerja sama dan stakeholder untuk mengidentifikasi kebutuhan kompetensi lulusan serta memastikan kurikulum yang dikembangkan memiliki keterkaitan yang kuat dengan perkembangan profesi hukum dan kebutuhan masyarakat.
Kegiatan berlangsung secara hybrid melalui Zoom Meeting mulai pukul 08.00–12.00 WIB. Pelaksanaan secara hybrid memungkinkan partisipasi yang lebih luas dari para stakeholder yang tidak dapat hadir secara langsung di Aula Kanun FH Unimal.
Melalui kegiatan ini, Fakultas Hukum Universitas Malikussaleh berkomitmen untuk terus melakukan peningkatan dan penjaminan mutu kurikulum secara berkelanjutan. Hasil evaluasi dan berbagai masukan dari stakeholder akan menjadi bahan penting dalam penyempurnaan kurikulum S1 Hukum agar semakin adaptif, relevan, berbasis capaian pembelajaran, serta mampu menjawab tantangan perkembangan hukum di tingkat nasional maupun global.
Dengan melibatkan mitra kerja sama, stakeholder, dosen, dan alumni, proses revisi kurikulum diharapkan tidak hanya berorientasi pada kebutuhan akademik, tetapi juga menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi sesuai kebutuhan dunia kerja, profesional, berintegritas, serta mampu berkontribusi dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan.
Fakultas Hukum Universitas Malikussaleh terus bergerak menuju pendidikan hukum yang unggul, adaptif, dan berorientasi pada kebutuhan masa depan.